New
Friend?
Naruto
belongs to Masashi Kishimoto
Rated
: T
Genre
: Friendship
Dedicated
for My Best Friend, Arthur no Suzuka Anueu
A/N
: Fic ini murni hasil pemikiran author sendiri
Sebelum
membaca, satu pesan saya.
DON’T
LIKE DON’T READ
Tidak
menerima FLAME yang berisi kalimat yang MENGANDUNG dan MEMBUAT EMOSI
Enjoy
this story~
Anak perempuan berambut indigo pendek berumur
sekitar tujuh tahun tengah termenung. Ia duduk di bangku yang tersedia di
kamarnya yang letaknya dekat dengan jendela kamarnya yang berada di lantai dua.
Mata amethyst miliknya melihat ke jalan Komplek Konoha atau lebih tepatnya mata
itu tertuju pada anak-anak sebayanya yang tengah bermain dengan riang di bawah
sana. Ingin rasanya anak itu bergabung dengan mereka. Tapi, ia tidak bisa.
Bukan, bukannya anak perempuan itu tidak boleh bermain, justru orang tuanya
sering sekali menyuruhnya untuk bermain agar mempunyai teman baru. Keluarga
anak perempuan itu baru pindah ke Konoha seminggu yang lalu. Nama anak
perempuan itu adalah Hyuuha Hinata. Pandangan Hinata masih tetap setia melihat
anak-anak yang sedang bermain. Jika saja ia mempunyai kepercayaan diri yang
besar, mungkin ia sudah bergabung dengan mereka. Tapi, rasa malu dan pesimis
yang ia punya mengalahkan kepercayaan dirinya untuk berteman lagi. Ingin
rasanya ia kembali ke Suna. Kota yang lumayan panas, tapi setidaknya ia
mempunyai teman disana, walaupun hanya satu orang. Mata amethyst Hinata melihat
anak laki-laki berambut pirang menekan bel rumahnya yang ada di dekat pagar.
.
.
Anak laki-laki berambut pirang sedang bercanda
dengan teman-teman sebayanya. Saat sedang asik-asiknya bercanda, mata biru
milik anak laki-laki itu melihat ke rumah yang dihuni oleh keluarga baru. Ia
melihat ke lantai dua dan melihat anak perempuan sebayanya sedang melihat ia
dan teman-temannya. Dengan inisiatif, anak laki-laki itu ingin mengajak anak
perempuan itu bermain bersama.
Ting Tong…
Anak laki-laki itu menekan bel rumah itu yang berada
di dekat pagar. Tak lama kemudian, anak laki-laki yang lebih tua darinya keluar
dari rumah dan membukakan pagar untuk anak laki-laki berambut pirang.
“Siapa?” tanya anak laki-laki berambut panjang
bermata amethyst pada anak laki-laki berambut pirang yang ada di hadapannya.
“Namikaze Naruto,” jawab anak laki-laki itu disertai
dengan cengiran.
“Mau apa?”
“Mengajak anak perempuan yang ada di lantai dua
bermain,” jawab Naruto sambil menunjuk ke atas. Anak laki-laki berambut panjang
itu mengangguk dan berkata ‘tunggu’ pada Naruto. Tak lama kemudian, anak
laki-laki itu kembali ke teras dengan anak perempuan yang bersembunyi di
belakanag tubuh anak laki-laki berambut panjang itu.
“Hai,” sapa Naruto pada Hinata. Wajah putih Hinata
merona dan semakin dalam menyembunyikan wajahnya pada punggung kakak
laki-lakinya. Anak laki-laki berambut panjang itu menarik pelan tubuh adiknya
untuk berhadapan dengan Naruto dan kemudian meninggalkan mereka berdua.
“Hai,” sapa Naruto lagi.
“H-hai,” balas Hinata dengan menundukkan kepalanya.
Naruto memiringkan kepalanya, ia menatap anak perempuan di depannya dengan
bingung.
“Namaku Naruto, namamu siapa?”
“H-hinata.”
“Kau mau bermain?” tanpa basa-basi Naruto langsung
tutup point. Mata amethyst milik Hinata membulat terkejut. B-barusan, ia mengajakku bermain?
“B-bermain?” tanya Hinata untuk memastikan
pendengarannya. Naruto mengangguk pasti. Hinata mulai memainkan kedua
telunjukknya di tambah dengan mukanya yang kelihatan ragu.
“T-tapi, a-aku..”
“Tidak boleh, ya?” tebak Naruto. Hinata dengan cepat
menggelengkan kepalanya.
“A-aku takut mereka tidak akan menerimaku untuk
bermain,” kata Hinata masih memainkan kedua telunjuknya.
“Apa yang kau takutkan? Aku dan yang lainnya tidak
menggigit, kok,” ujar Naruto untuk memastikan bahwa ia dan teman-temannya baik.
“T-tapi…”
“Kau harus ikut aku bermain,” kata Naruto. Hinata
merasa ada unsur pemaksaan dalam kalimat Naruto.
“K-kau memaksa?” tanya Hinata.
“Tentu. Kau harus bertemu teman yang belum pernah
kau temui,” ujar Naruto dengan cengiran di wajahnya. T-teman yang belum pernah aku temui… tanpa persetujuan Hinata,
Naruto menarik tangan Hinata untuk bermain dengannya dan teman-temannya yang
lain.
“Hai, kalian! Aku membawa teman baru. Kenalkan, ini
Hinata,” kata Naruto pada teman-temannya. Anak perempuan berambut pink
menghampiri Naruto dan Hinata.
“Aku Sakura, senang berkenalan denganmu,” ujar
Sakura sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Hinata. Hinata
dengan ragu membalas salaman Sakura. Satu persatu dari teman Naruto berkenalan
dengan Hinata. Senyum yang tidak pernah di perlihatkan Hinata semenjak tiba di
Konoha, sekarang merekah saat bertemu dengan teman-teman barunya.
Mereka
sungguh teman yang menyenangkan. Naruto benar, mereka adalah teman-teman yang
belum pernah kutemui di Suna dan sekarang sudah ku temui di Konoha.
Sejak saat itu, Hinata sering bermain dengan teman
–teman barunya.
Selesai…….
Fic ini ku persembahkan untuk My Best
Friend Arthur
no Suzuka Anueu yang katanya mau
melanjutkan sekolah di Pekanbaru, Riau. Semoga disana dia dapet temen-temen
yang baru dan gal lupain temen lama, ya ^^
